Widget clik-now.blogspot

rss

print this page Print this page Cari & Daftar Domain Gratis Anda

Selasa, 27 Oktober 2009

Turunkan Berat Badan Secara Sehat

 Turunkan Berat Badan Secara Sehat
Oleh: dr. Devi Nuraini Santi M.Kes.


Obesitas merupakan kelebihan massa lemak tubuh.

Pada 1998 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan obesitas sebagai penyebab kematian kedua di dunia setelah merokok.

Saat ini, 1,6 miliar orang dewasa di seluruh dunia mengalami berat badan berlebih (overweight),
dan sekurang-kurangnya 400 juta diantaranya mengalami obesitas dengan prevalensi penderitanya tiap tahun semakin meningkat.

Dari berbagai penelitian memperlihatkan bahwa obesitas itu justru menimbulkan banyak penyakit. Penyakit yang dipicu oleh obesitas adalah sindroma metabolik dengan risiko penyakit kardiovaskular. Penyakit lainnya berupa gangguan pernapasan, osteoarthritis, gangguan hormonal, asam urat tinggi, gout, kanker, diabetes, dan stroke.

Obesitas terjadi karena asupan makanan yang lebih besar, dibandingkan dengan yang dibutuhkan. Hal ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti kebiasaan makan, kurang olah raga, perilaku kurangnya melakukan aktivitas.

Untuk mengatasi masalah obesitas ini perlu dilakukan penanganan yang terpadu antara diet, olah raga, perubahan perilaku, dan bila perlu dengan medikamentosa yang dimonitor oleh dokter atau pembedahan untuk kasus-kasus obesitas yang berat.

Berdasarkan penelitian, penurunan berat badan 5-10 persen mempunyai efek yang menguntungkan terhadap perbaikan kesehatan, seperti perbaikan tekanan darah, perbaikan kadar gula darah, perbaikan kadar lemak. Penurunan berat badan juga berdampak baik terhadap penurunan angka kesakitan dan kematian pada obesitas. Di samping itu, penurunan berat badan juga menurunkan risiko berbagai komplikasi dari penyakit-penyakit tadi.

Diet yang serampangan dilakukan oleh para penderita obesitas. "Mereka cenderung radikal melakukan dietnya. Sebenarnya, untuk menurunkan berat badan perlu dilakukan secara bertahap dan tidak drastis. Diet yang serampangan bisa mengakibatkan terjadinya penurunan jumlah otot, kekurangan zat-zat penting bagi tubuh, kekurangan cairan, bahkan kekurangan elektrolit dalam cairan. Akibatnya, seseorang malah jatuh sakit.

Dalam usaha menurunkan berat badan secara sehat kita tidak dapat hanya berpegang pada satu jenis usaha saja, karena dalam menurunkan berat badan ini diperlukan kedisiplinan, niat yang kuat, kombinasi antara diet yang benar dan olah raga. Diet yang benar serta olah raga sudah banyak diketahui oleh masyarakat. Tingkat kegagalan dari kedua cara ini juga besar karena memerlukan disiplin yang tinggi ditambah lagi harus ada perubahan yang dilakukan secara sosial dan besar-besaran. Literatur kedokteran yang ada pun tidak ada yang dengan tepat mencantumkan bagaimana cara terbaik untuk melakukan perubahan di bidang sosial ini.

Diet dan Terapi Prilaku


Secara teoritis manajemen obesitas adalah dengan mengatur berat badan dan mengurangi indeks massa tubuh (IMT) dengan aman dan efektif beserta komplikasi jangka panjang dan pendek yang minimal. Sebaiknya dalam menangani masalah ini diperlukan tim dokter dengan psikiater untuk mengatur pola dan kebiasaan makan serta kemungkinan depresi.

Diet atau pengaturan makanan dan terapi perilaku sangatlah penting untuk proses penurunan berat badan. Diet biasanya adalah kombinasi berbagai jenis diet yang disesuaikan dengan kondisi seseorang. Jangan sampai diet tubuh justru menyebabkan timbulnya penyakit lain atau kekurangan bahan nutrien yang penting.

Agar berhasil, konsultasilah secara intensif dengan dokter dan ahli gizi. Biasanya, diet tubuh yang diberikan adalah diet rendah kalori seimbang. Jumlah kalori diberikan pada tubuh secara bertahap.

Adapun terapi perilaku diberikan bagi mereka yang mempunyai kebiasaan makan buruk, misalnya, makan berlebih tanpa bisa menahan diri. Terapi pun harus ditujukan kepada keluarga, terutama jika ingin mengubah pola makan. Peran keluarga dalam mengarahkan perilaku makan yang baik dan sehat sangat berperan besar. Gaya hidup sangat penting diubah sebagai contoh seperti menonton TV sambil makan dan bermain video games sehingga tubuh tidak banyak bergerak mutlak harus dikurangi.

Diet dilakukan dengan membatasi kalori secara seimbang. Karbohidrat dengan glikemik indeks yang rendah lebih baik daripada karbohidrat dari gula yang cepat diserap (glikemik indeks tinggi). Perbanyak asupan serat dari sayur dan buah, serta konsumsi protein secukupnya. Lemak tetap dibutuhkan oleh tubuh kerena itu pilihlah lemak yang baik.

Olahraga

Pandangan mengenai tubuh langsing memang sebaiknya dikaitkan dengan gagasan badan sehat. Olahraga menjadi satu faktor terpenting. Anjuran berolahraga memang sangat kerap dilontarkan. Saking kerapnya, orang sampai bosan mendengar. Butuh waktu berapa lama untuk mengubah tubuh yang sangat gemuk menjadi langsing ?

Olahraga sangat penting untuk menurunkan berat badan. Karena dengan olah raga akan terjadi peningkatan aktivitas, dengan peningkatan aktivitas ini maka semakin banyak pula terjadi pembakaran kalori yang akan mengurangi cadangan lemak.

Selain dapat mengurangi jumlah lemak tubuh, olahraga juga meningkatkan masa tubuh dan mengencangkan otot. Pada saat berolahraga aerobik, hormon katekolamin akan dilepaskan dan hormon ini akan merangsang terjadinya pemecahan simpanan karbohidrat (glikogen) di otot.

Olahraga juga meningkatkan efisiensi dan kemampuan jantung, paru, pembuluh darah, serta mengontrol kadar gula darah melalui perbaikan sensitivitas reseptor insulin. Dengan demikian, olahraga juga baik untuk penderita diabetes melitus, hipertensi, serta mencegah osteoporosis dan memperlambat penurunan daya ingat. Olahraga juga memberi rasa bahagia dan segar sebab dapat meningkatkan produksi hormon endorfin.

Meskipun masih muda, jika mengikuti program penurunan berat badan, sebaiknya mulai dengan latihan olah raga ringan. Apalagi jika sebelumnya menderita obesitas. Minimal diawal olah raga dilakukan dengan melakukan jalan kaki secara cepat selama lebih kurang 30 menit sampai 1 jam/hari.

Medikamentosa

Banyak produk pelangsing menawarkan jaminan kesehatan. Slogan cantik yang langsing lantas ditambah dengan langsing yang sehat. Sangat masuk akal. Produk pelangsing badan biasanya menawarkan upaya penghancuran racun dalam tubuh, selulit atau lemak di bawah kulit, dan selanjutnya pembentukan lekuk tubuh. Tetapi yang harus diingat tidak semua orang mempunyai kondisi tubuh yang sama serta daya tahan yang sama dalam mengkonsumsi obat-obatan pelangsing. Tetap disarankan untuk mendapatkan therapy dan obat-obatan dari dokter, serta selama kita melaksanakan program diet kita selalu dalam pengawasan dokter.

Banyak penderita kegemukan ini tidak sabaran ingin langsing secara instan sehingga mengkonsumsi berbagai jenis obat secara sembarangan. Hal ini sangat membahayakan tubuh penderita sendiri.

Saat ini intervensi bedah sudah dilakukan untuk orang dewasa dengan Indeks Masa Tubuh (IMT) melebihi 40 atau berat badan yang melebihi 100% berat badan ideal.

Kunci dari menurunkan berat badan secara sehat tetaplah niat yang kuat disiplin, diet yang sehat, olah raga yang teratur, dan mengkonsumsi obat-obatan yang membantu proses diet dan obat-obatan yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh serta selalu diawasi oleh dokter.***

Artikel Yang Berhubungan(Related Post)



Widget by Clik here

0 komentar:


Posting Komentar

Terima Kasih Atas komentarnya.

Gabung Disini Yuk, Tekan FOLLOW trus Masukan Email Saja Lalu Login

Pasang Iklan Disini

.:: Translate To Your language ::.


ShoutMix chat widget
Ada kesalahan di dalam gadget ini
 
Terima kasih atas kunjungannya, mohon dapat memberi kritik dan saran clik here

.:: Login Your Facebook ::.

.:: KUMPULAN BLOG ::.

.:: Get Link On FaceBook ::.

* Pasang Iklan Anda Disini Clik Here